Jakarta Butuh Revolusi Budaya!

Krisis ekonomi dan pekerjaan umum

Posted on: February 4, 2009

Tahun 2009 ini merupakan tahun yang sangat menentukan bagi para perumus
kebijakan publik untuk mengatasi krisis ekonomi global saat ini yang
berawal dari krisis keuangan di Amerika Serikat pada awal tahun 2008 lalu.
Kebijakan yang diambil pada awal tahun 2009 ini akan sangat mempengaruhi
masa depan ekonomi dunia. Di Amerika Serikat, masyarakat berharap besar
dengan proyek-proyek pekerjaan umum yang digagaskan oleh president
terpilih Barack Obama untuk mengatasi krisis ekonomi.

Barack Obama berjanji akan mencanangkan proyek pekerjaan umum terbesar
sejak proyek jalan interstate yang dibangun sejak lima puluh tahun silam.
Proyek pekerjaan umum tersebut diyakini menjadi awal bagi bangkitnya
perekonomian yang terpuruk akibat krisis ekonomi dengan menyediakan
lapangan pekerjaan baru.

Para gubernur se-AS dalam pertemuannya dengan Barack Obama pada awal
Desember 2008, menyampaikan proyek pekerjaan umum yang siap dijalankan
senilai USD 136 miliar meliputi proyek jalan, jembatan, pengairan dan
sejenisnya. Proyek-proyek tersebut akan menciptakan 40.000 lapangan
pekerjaan baru untuk setiap USD 1 miliar.


Pelajaran dari the Great Depression

Bila dibandingkan dengan the Great Depression pada awal tahun 1930-an,
krisis ekonomi di AS saat ini belumlah seberapa, minimal dilihat dari
sisi pengangguran. Pada tahun 1930-an pengangguran mencapai hampir
sepertiga tenaga kerja di AS. Angka pengangguran di AS pada akhir Desember
2008 tercatat 7,2%, yang merupakan rekor terendah dalam 16 tahun terakhir,
dan angka masih sangat mungkin untuk bertambah. Krisis ekonomi saat ini
membuat ekonom dan politisi berpikir keras utk menghindari edisi kedua
dari the Great Depression.

Dalam mengatasi the Great Depression, Presiden Franklin D. Roosevelt
menciptakan the New Deal yang salah satu programnya adalah menciptakan
lapangan pekerjaan baru melalui proyek-proyek pekerjaan umum di hampir
seluruh bagian AS. Salah satu proyek pekerjaan umum yang dicanangkan oleh
FDR adalah Tennessee Valley Authority (TVA) yang membangun dam di sungai
Tennessee dan belasan proyek hidroelektrik di kawasan Tennessee yang
merupakan salah satu kawasan termiskin di AS pada saat itu. Sejarah
menunjukkan bahwa the New Deal terbukti hasilnya untuk mengatasi the Great
Depression. Begitu pula dengan TVA yang mampu menciptakan sumber listrik,
menciptakan hampir 30.000 lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan
kesejahteraan penduduk di kawasan Tennessee.

Prinsip penting dalam program-program yang dikembangkan oleh pemerintahan
FDR dalam mengatasi the Great Depression adalah intervensi pemerintah pada
ekonomi pasar bebas. Prinsip ini merupakan implementasi dari nasihat John
Maynard Keynes yang interventionist government policy. Keynesian economics
inilah pula yang diaplikasikan oleh pemerintahan Obama untuk mengatasi
krisis ekonomi saat ini.

Pekerjaan Umum yang Ramah Lingkungan
Obama seperti halnya FDR yg berasal dari partai Democrat yang platformnya
adalah liberal dalam konteks intervensi pemerintah dalam ekonomi pasar
bebas juga mendapatkan kritik dari pihak konservatif yang menyakini bahwa
intervensi pemerintah yang besar dalam ekonomi pasar bebas akan
memperbesar defisit anggaran pemerintah dan dalam jangka panjang akan
mengurangi tenaga kerja di luar sektor pekerjaan umum.

Seperti apa yang dijanjikan pada saat kampanye, Obama akan menciptakan
proyek-proyek pekerjaan umum yang ramah lingkungan (green jobs) yang
diyakini akan mengurangi anggaran pemerintah melalui penghematan energi
dan ketergantungan terhadap bahan bakar minyak. Proyek ramah lingkungan
ini diharapkan pula berkontribusi untuk mengurangi emisi pemanasan global.

Proyek-proyek pekerjaan umum yang akan dicanangkan oleh pemerintahan Obama
meliputi proyek konvensional seperti perbaikan jalan, jembatan, drainase
dan sejenis, serta proyek yang ramah lingkungan seperti proyek pembuatan
energi alternatif, panel sinar matahari, kincir angin, yang efisien
energi, dan pemasangan sistem pemanasan dan pendingin yang energi efisien
pada gedung-gedung pemerintah. Proyek ramah lingkungan yang dicanangkan
oleh pemerintahan Obama juga mencakup investasi di transportasi massal dan
inovasi untuk memproduksi kendaraan hibrid atau teknologi baterai.

Pelajaran buat Indonesia
Selanjutnya apa yg bisa dipelajari oleh Indonesia yang juga menerima
imbasnya dari krisis ekonomi global ini? Belajar dari keberhasilan the New
Deal dan penerapan Keynesian economics maka intervensi pemerintah
sangatlah penting dalam mengatasi dampak krisis ekonomi global ini.

Dana pembangunan yang telah dianggarkan dalam APBN agar benar-benar dapat
diserap untuk pembangunan sektor riil, khususnya di daerah-daerah yang
mengalami tingkat pengangguran yang tinggi. Proyek pekerjaan umum sejenis
TVA seperti pembangunan dam dan irigasi untuk mengekstensifkan lahan
pertanian di luar Jawa adalah sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat
ini. Proyek ekstensifikasi lahan pertanian juga dapat diarahkan untuk
mengurangi beban pulau Jawa sebagai pemasok pangan nasional dan
mengentaskan kemiskinan di luar Jawa.

Kalau mau mencontoh proyek ramah lingkungan yang digagaskan oleh Obama,
Indonesia pun bisa mengembangkan sistem transportasi massal dan proyek
inovasi energi alternatif. Sementara itu, proyek pekerjaan umum
konvensional seperti jalan dan jembatan lebih diarahkan pada perbaikan
prasarana jalan yang rusak daripada membangun jaringan jalan yang baru.

4 Responses to "Krisis ekonomi dan pekerjaan umum"

SAYA SETUJU SEKALI DENGAN INI

Berkaitan dengan poin mengenai kesigapan pemerintah dan alokasi dana utk merangsang pertumbuhan ekonomi: Adalah suatu tindakan bijaksana yg (semoga saja) tidak dikesampingkan para pelaku pemerintahan yg saat ini sedang sgt getol dan royal mengucurkan dana utk bujet kampanye sampai ala ‘cucak rowo’ segala…
Berkaitan dengan poin mengenai pengembangan sumber energi baru: Adalah suatu hal yang ironis bahwa justru berbagai pihak dari Korea dan Jepang-lah yg sudah diam2 ‘menengok’ potensi ‘ladang’ ethanol dari berbagai perkebunan tebu di subang dan sekitarnya…

Telah terbit buku “7 Kunci Sukses Bisnis Tahan Krisis”. Buku ini membahas empat isu utama seputar bisnis di tengah krisis yaitu:
-Bagaimana membangun bisnis tahan krisis. Kebiasan apa saja yang dilakukan Konosuke Matsushita, pendiri Panasonic, untuk membangun bisnis yang mampu melewati masa krisis dengan cantik.
-Bagaimana mengendalikan bisnis di tengah masa krisis.
-Bagaimana bangkit kembali dari krisis dan kekalahan yang melanda.
-Bagaimana membangun usaha—justru—di masa krisis.

Buku ini dapat Anda temukan di TB. Gramedia, Gunung Agung, Salemba, Karisma, Toga Mas, dan toko-toko buku lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Dukung Program Berburu di Sekolah Anda

Mari jalankan dan dukung Program Berburu di sekolah-sekolah di Jakarta dan jadilah bagian dari sebuah REVOLUSI BUDAYA! Kirimkan email ke revolusibudaya@gmail.com dan daftarkan sekolah anda untuk ikut dalam Program Berburu.

Contact Us

BERBURU CENTER Jalan Cucur Timur III Blok A 7 No. 6 Sektor 4 Bintaro Jaya Tel: 62 21 736 3617 Oki: 0856 8102299 Tasa:087881521091 E-mail: revolusibudaya@gmail.com

Blog Masters

Guebukanmonyet (Washington D.C.) and Udiot (Jakarta)

Contributors

Andri Gilang (Sydney), Ian Badawi (Washington D.C.), Dejong (Washington D.C.), Sherwin Tobing (Budapest), Anggie Naditha Oktanesya (Jakarta), and Izmi Nurpratika (Jakarta).

Guest Writers

Deden Rukmana (Savannah), and Harris Iskandar (Washington, D.C.)

Categories

Gudang Artikel

Our Pictures

Arif Bergaya!

Cuci Motor

Ayo maju ke depan

More Photos
%d bloggers like this: