Jakarta Butuh Revolusi Budaya!

Posts Tagged ‘pahlawan

Dari sekian banyak pahlawan nasional yang diberi gelar sebagai pahlawan nasional pada akhir hayatnya, ternyata masih ada sosok yang seakan hilang dan terlupakan oleh kita.

Salah satunya adalah seorang revolusioner legendaris yang juga merupakan penggagas gerakan-gerakan massa. Dia adalah Tan Malaka. Lelaki yang lahir di Suliki, Pandan Gadang Sumatera Barat pada 2 Juni 1897 dengan nama lengkap Ibrahim Datuk Tan Malaka. Menurut biografi yang ditulis di dalam bukunya yang berjudul Aksi Massa dinyatakan bahwa ia pernah melanjutkan pendidikannya di Harleem, Belanda pada tahun 1913 setelah ia tamat dari sekolah menengah akhirnya.

Enam tahun kemudian beliau kembali ke Indonesia dan mengabdi sebagai guru untuk anak-anak kaum buruh di perkebunan Sumatera. Ia juga termasuk salah satu tokoh luar biasa yang namanya pun dapat disejajarkan dengan tokoh-tokoh sekelas Bung Karno, Bung Hatta, Syahrir, dan sebagainya.

Nampaknya tidak banyak dari kita yang tahu tentang sosok seorang pejuang seperti Tan Malaka. Kontribusi beliau terhadap bangsa ini juga termasuk dalam perjuangan yang patut diperhitungkan. Karena dengan terjunnya beliau ke dalam dunia politik pada tahun 1921, bangsa ini seperti mempunyai pergerakan-pergerakan baru baik dalam bidang sosial, politik, maupun budaya.

Karena ia ada dalam dunia politik bukan tanpa tujuan dan bukan tanpa alasan. Ia memang mempunyai cita-cita untuk mewujudkan Republik Indonesia yang terlahir dari revolusi. Baca Terus!

Advertisements

180px-umar_1.jpgMasih ingat permainan Cublek-Cublek Suweng atau dongeng Ande-Ande Lumut? Dua itu adalah beberapa dari warisan budaya tanah air yang sudah mulai tergerus jaman seiring makin seringnya lapisan bumi kita terguyur banjir. Permainan tradisional dan dongeng-dongeng lain pun semakin tipis tersisa di otak kita yang kini sudah dipenuhi oleh iPod, Paris Hilton, dan produk-produk milenium lainnya. Bagaimana pula dengan sejarah dalam buku PSPB yang kini telah berganti nama itu? Mungkin generasi muda kita juga sudah mulai melupakan cerita-cerita tentang bagaimana berkobarnya semangat para pahlawan berjuang memerdekakan negeri ini. Lebih parahnya, bahkan mungkin tidak hanya ceritanya tapi juga nama-nama para pahlawan negeri ini telah terhapus dari ingatan kita. Apakah ini menandakan kita mulai kehilangan semangat kebangsaan kita?

Tampaknya hal ini bukan hanya terjadi pada generasi muda kita melainkan juga pada generasi sebelum kita. Namun sebelum mencoba mengusik semangat kebangsaan generasi di atas kita, mari kita tengok kembali sebuah cerita seorang pahlawan yang cukup menarik dari Tanah Rencong. Ya, siapa yang tak kenal dengan Teuku Umar? Well, mungkin saja ada, tapi saya yakin hampir semua murid SD tahu siapa dia. Sejarah perang yang pernah dijalani Teuku Umar pastinya sudah banyak yang tahu. Saya tak akan menceritakan hal itu lagi karena memang bukan hal itu yang menggelitik nurani saya saat mendengarkan penjelasan seorang guru sejarah saat saya masih di sekolah dulu. Read the rest of this entry »


Dukung Program Berburu di Sekolah Anda

Mari jalankan dan dukung Program Berburu di sekolah-sekolah di Jakarta dan jadilah bagian dari sebuah REVOLUSI BUDAYA! Kirimkan email ke revolusibudaya@gmail.com dan daftarkan sekolah anda untuk ikut dalam Program Berburu.

Contact Us

BERBURU CENTER Jalan Cucur Timur III Blok A 7 No. 6 Sektor 4 Bintaro Jaya Tel: 62 21 736 3617 Oki: 0856 8102299 Tasa:087881521091 E-mail: revolusibudaya@gmail.com

Blog Masters

Guebukanmonyet (Washington D.C.) and Udiot (Jakarta)

Contributors

Andri Gilang (Sydney), Ian Badawi (Washington D.C.), Dejong (Washington D.C.), Sherwin Tobing (Budapest), Anggie Naditha Oktanesya (Jakarta), and Izmi Nurpratika (Jakarta).

Guest Writers

Deden Rukmana (Savannah), and Harris Iskandar (Washington, D.C.)

Categories

Gudang Artikel

Our Pictures